Sholat merupakan perkara yang agung dan seharusnya menjadi perhatian kaum muslimin dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, banyak di antara kaum muslimin yang melalaikannya, dan tidak mempedulikannya sama sekali. Mereka inilah yang telah menyia-nyiakan sholat sebagaimana yang Allah Ta’ala sebutkan dalam Al-Qur’an.
Allah Ta’ala berfirman,
فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيّاً إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحاً فَأُوْلَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا
يُظْلَمُونَ شَيْئاً
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh. Maka, mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (QS. Maryam: 59-60)
Dalam tersebut, yang dimaksud dengan أَضَاعُوا الصَّلَاةَ (menyia-nyiakan sholat) adalah semua bentuk perbuatan yang dinilai menyia-nyiakan sholat. Termasuk di antaranya adalah menyia-nyiakan (tidak memperhatikan) syarat sah dan rukun sholat, tidak khusyuk dalam sholat, atau tidak sholat wajib berjemaah di masjid bagi laki-laki tanpa uzur (tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat). Dan di antara bentuk menyia-nyiakan sholat yang paling besar adalah tidak mendirikan atau mengerjakan sholat.
Surah Maryam ayat 59-60 tersebut menjelaskan bahwa salah satu sifat generasi yang jelek adalah menyia-nyiakan sholat. Orang yang menyia-nyiakan sholat itu bisa disebabkan karena mengikuti syahwat yang terlarang.
Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala mengancam orang-orang yang lalai dari ibadah sholat bahwa mereka akan ditimpa kecelakaan. Allah Ta’ala berfirman,
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Maka, kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari sholatnya.” (QS. Al-Ma’un: 4-5).
semoga bermanfaat










