Ternyata "Astaghfirullah Robbal Baroya " Bukan ajaran Nabi Muhammmad Shallallahu alaihi wa Sallam
Saya fikir ini adalah lafadz taubat yang datang dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, karena disampaikan dibanyak taklim kyai dan habib, banyak di kumandangkan di kajian di masjid dan mushola,
Ternyata setelah mengenal Dakwah sesuai Sunnah baru paham itu lafadz yang diambil dari syair Arab dan tidak jelas asal usulnya,
Allahua'lam.
--------------
Bagaimana cara beristigfar?
Setelah kita ketahui tentang istigfar, mengapa kita perlu beristigfar, keutamaan-keutamaan istigfar, lalu bagaimana cara kita beristigfar? Istigfar bisa dilakukan dengan mengucapkan lafaz-lafaz istigfar yang mengandung makna meminta ampunan. Bisa menggunakan lafaz astaghfirullah; atau astaghfirullah wa atuubu ilaih; dan juga lafadz istigfar lainnya yang bisa digunakan.
Di antara lafaz istigfar yang bisa diucapkan adalah doa sayyidul istigfar, yaitu,
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii, wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa‘dika mastaṭa‘tu, a‘uudzu bika min syarri maa ṣhana‘tu, abuu’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abuu’u bidzanbii, faghfir lii, fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta
“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji dan perjanjian kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu atasku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari)
Selain itu, ada juga lafaz istigfar yang lain, yaitu,
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal‘azhiim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyuul qayyuumu wa atuubu ilaih
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.” (HR. Tirmidzi)
Sumber referensi Muslim. Or. Id
Home »
» Bagaimana cara beristigfar?






Tidak ada komentar:
Posting Komentar